benarkah Aisyah di nikahi Rasululloh SAW di usia dini?

Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab karahiyati’l- isti`anah fi’l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: “ketika kita mencapai Shajarah”. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar.
Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab Ghazwi’l-nisa’ wa qitalihinnama` a’lrijal) : “Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].”
Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr.

Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu’l-maghazi, Bab Ghazwati’l-khandaq wa hiya’l-ahza’ b): “Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.”
Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 years akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud

KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.

untuk mengetahui Umur Aisyah r.a ketika di nikahi Nabi Muhammad SAW kirtanya terlebih dahulu di kemukakan beberapa peristiwa penting secara kronologis :

Pra-610 M : Jaman Jahiliyah
610 M : Permulaan Wahyu Turun
610 M : Abu Bakar r.a masuk Islam
613 M : Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
615 M : Ummat Islam Hijrah I ke Habasyah
616 M : Umar bin al Khattab masuk islam
620 M : Aisyah r.a dinikahkan
622 M : Hijrah ke madinah
623/624 M : Aisyah r.a serumah sebagai suami istri dengan Nabi Muhammad SAW

Menurut Al-Thabari, keempat anak abu bakar r.a dilahirkan oleh istrinya pada Zaman Jahiliyah, artinya sebelum 610 M

Jika Aisyah r.a dinikahkan umur 6 tahun berarti Aisyah lahir pada tahun 613 M. Padahal menurut Tabari semua ke empat anak Abu bakar r.a lahir pada zaman Jahiliyah yaitu sebelum tahun 610 M. Al-hasil berdasar atas Tabari, Aisyah r.a tidak dilahirkan 613 M melainkan sebelum 610 M. Jadi Aisyah r.a dinikahkan sebelum 620 M, maka beliau di nikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai suami istri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun. kalau di atas 13 tahun, dalam umur berapa? untuk itulah marilah kita menengok kepada kakak perempuan Aisyah ra. yaitu Asmah.

menurut Abd al-Rahman bin Abi Zannad, Asmah 10 tahun lebih tua dari Aisyah r.a. Menurut ibn hajar al Asqalami, Asmah hidup hingga 100 tahun dan meninggal tahun 73 atau 74 H (Al-Asqalani. Taqrib al-Tahzib, hal 654). artinya apabila Asmah meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal dalam tahun 73 atau 74 H, maka Asmah berumur 27 atau 28 pada waktu Hijrah. Sehinggal Aisyah berumur (27 tau28)-10= 17 atau 18 tahun pada waktu Hijrah. dengan demikian berarti Aisyah mulai hidup berumah tanggal dengan Nabi Muhammad SAW pada waktu berumur 19 atau 20 tahun. Wallahu a’lamu bi al-shawab

(dari berbagai sumber)

Posted in 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s