heureuy bandung

ini cerita masa remaja yang aku dapat dari kawan masa kecil, kami selalu tertawa jika cerita ini kembali di ceritakan… kisahnya begini,
jaman dahulu kala di sebuah desa kecil hidup sepasang aki & nini yang hidup dalam keadaan sangat kekurangan, jangankan untuk membeli perlengkapan yang mewah, untuk biaya makan sehari-hari saja mereka kewalahan… sialnya mereka tidak dikarunisi anak yang bakal mengurus mereka di kemudian hari. dari sebuah pembicaraan pada suatu hari si nini bicara kepada suaminya..”aki kita itu sudah hidup puluhan tahun dan selama ini kita hidup dalam keadaan susah…gimana atuh supaya nasib kita berubah kamu cari jalan keluarnya sana….”
“ih… nini, kan nini sudah tahu gimana usaha aki selama ini ….barangkali memang kita ditakdirkan jadi orang susah …” ujar si aki mengiba..
“ih jangan begitu atuh…coba cari lagi…soalnya semalam nini mimpi ketemu kakek buyut-buyutnya lagi dan dia mengatakan bahwa jika pengen merubah nasib kita harus bertapa di sebuah gua di nyepi hutan sana….”
“kenapa tidak bilang dari tadi atuh coy….nini sudah siap gitu..”
“siap apanya ki…”
“ya..kita bertapa bareng-bareng…”
“siap lah siapa takut…”
akhirnya singkat cerita keduanya telah bertapa selama 7 hari 7 malem…di malem terakhir, dataglah sang kakek buyut-buyutnya yang datang dalam mimpi si nini…
“cucuku….gw dah tau semua keinginan elu…uhuk..uhuk(ceritanya batuk) nih gw kasih elu 3 buah kelereng ajaib dan lo bakar tuh satu-satu jika setiap kelereng ajaib yang lo bakar meletus lo langsung aja minta permintaan apa saja jangan sungkan…okeh…dah gw cabut dulu cucuku…… oh iya waktu  meledak dan permintaan hanya punya waktu 30 detik jadi kudu segera di sebutkan begitu meledak ya…”

singkat ceritanya  kedua sejoli tsb, pulang dan kemudian bersiap tuk membakar kelereng ajaib yang di berikan dari si eyang tadi dan menyiapkan berbagai tempat untuk permintaan yang akan mereka pinta… ” ki…kita bakar semuanya gitu..”

“ih jangan atuh…kita bakar satu-satu dan kita minta segalanya …jadi kan kita bisa minta banyak….”

“oh my husbenku yang cakep ternyata dikau pintar banget….”

“nini mau minta apa…. kalau aki mah mau minta dibikinin gigi yang baru…biar bisa makan gepuk lagi ya….”

“ah kalau nini mah mau minta emas dan berlian yang banyak terus asli …biar nanti kalau pergi ke sawah rada mecing dengan baju yang baru di beli lebaran kemaren ….” si nini sambil membayangkan apa yang terjadi kalau kemudian mereka bakal kaya raya…

dan mereka pun membakarnya di tungku tempat biasa si nini  masak, lalu di lemparkannya satu kelereng ajaib ke dalam api tungku tersebut, terang saja hati mereka berdebar-debar cemas berikut tegang karena tidak tahu apa yang akan terjadi… satu menit…dua menit tapi tidak ada yang meledak mereka jadi khawatir jangan-jangan si eyang buyut menipu ….”ni …koq ga ada apa-apa ini teh…”

“sudah kita look and see aja ki…siapa tahu…”  tiba-tiba…DUAAAR di dalam tungku ada yang meledak keras sekali, terang saja si nini dan si aki terkejut luar biasa dan saking kagetnya si nini yang rada latah mengucapkan kata kanjut  aki….( maaf itu adalah sebutan penis laki-laki dalam bahasa sunda) dan apa yang terjadi, si nini berlari melihat tempat yang telah disediakan sebelumnya dan ternyata didalamnya menumpuk…..kanjut aki yang mirip pisan dengan kepunyaan si aki…dibukanya lemari ……penuh, baskom….penuh, tempat nasi….penuh, sepatu aki…penuh, dibawah tempat tidur…penuh…yang semuanya sangat mirip aslinya yakni kepunyaan si aki…..

“aki  apa yang terjadi….aduh semuanya ko jadi begini…”

“nini sih mesti kaget segala…jadi kacau deh segalanya yang ginianmah pasti gak laku di jual ni…”

“sudah jangan menyalahkan nini…kalau kaget siapa yang sadar atuh ki…sekarang biar ini semua ilang …kita bakar satu lagi tuh terus jangan kaget lagi ya…”

“ya sudahlah kita bakar satu lagi..”

kemudian di lemparkanlah satu kelereng ajaib lagi dan kemudian mereka menunggu, karena sudah pengalaman jadi mereka tidak lagi kaget ketika kelereng ajaib tersebut meledak, dan dengan enteng si nini berkata kanjut hilang…. dan benar saja ketika di  buka lemari…hilang, baskom…hilang, ditempt nasi…hilang, di sepatu aki….hilang, di bawah tempat tidur….hilang, wuah lega deh sinini sambil menyeka keringat di dahi sinini berkata”wuah cape deh…” ketika si nini merasa lega lain lagi bagi si aki, dia merasa ada yang hilang di dirinya… aki pegang dompet…ada, baju…ada,  celana…ada, tapi ketika meraba di dalam celana WUAAAH cilaka….” nini si jagur hilang…”

“apa ki….”

“si jagur….kesukaan nini …..hilang juga….  tadi waktu nini bilang hilang tidak terkecuali si jagur juga…..”

“ya nini cuma bilang kanjut hilang…. aduh koq nini gak inget ya bahwa aki juga punya….”

“pokonya akimah minta di kembalikan benda berharga aki yang paling berarti…tidak ada alasan…cepat bakar lagi tuh kelereng ajaib itu…ni…”

“atuh kita gak jadi kaya ki…”

“biar gak kaya asal bahagia….dan nini juga kan….”

 “ya..sudahlah…”

dengan hati berat akhirnya kelereng ajaib terakhir di bakar dan ketika kelereng ajaib tersebut meledak si nini berkata “kanjut aki harus ada..”

dan begitulah akhirnya mereka tetap dalam keadaan sengsara tapi bahagia…..

3 thoughts on “heureuy bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s